1. MLM = PENIPUAN
Kalau memang bisnis MLM Oriflame itu PENIPUAN penipuan mana mungkin para leader-leader itu bisa dapat cash award, mobil CRV, BMW dan juga jalan-jalan gratis ke luar negri. Saya sendiri juga sudah membuktikannya tiap bulan di transfer bonus setiap tanggal 4, besarnya bonus sesuai dengan pencapaian kita di bulan itu. Terus cash award senilai 7 juta juga sudah diterima tepat waktu begitu juga seminar gratis di Bali di bulan Februari lalu.
2. MLM = DIKEJAR TARGET
Gak usah takut dengan target, namanya kita hidup pasti selalu ketemu dengan namanya target hanya saja kita tidak menyadarinya saja. SD jangka waktunya 6 tahun, pastinya gak ada yang mau lebih dari itu kan. Itu kan udah namanya target. Trus yang kerja kantoran juga ada ketentuan masuk jam 8 pulang jam 5, itu juga target.
Di Oriflame target kita yang tentukan sendiri dan tidak ada sanksinya , yang ada hanyalah REWARD dan HADIAH kalau target itu tercapai. Target itu sebenarnya adalah IMPIAN kita masing-masing. Kalau merasa impian anda penting untuk diwujudkan maka pegang dan pepet terus target anda.
Kalau kata Mbak Widya Putri, Diamond Director d'BCN title dan segala fasilitas dari Oriflame itu ibarat menu di restoran. Menu Diamond Director :
Appetizer = Cash Award 42 juta
Main Course = Penghasilan 30 juta / bulan
Dessert = Jalan-jalan keluar negri 2x setahun
Untuk mendapatkan menu ini tentu ada harganya , sama seperti kalau kita memilih makan di restoran ekslusif harganya tentu jauh lebih mahal daripada di warteg. Di sini kita bayarnya dengan kerja keras mengejar target.
3. MLM = UPLINE YANG MAKIN KAYA
Nah sering banget nih dengar pernyataan seperti ini, "gak ah ikutan MLM , yang ada cuman nguntungin yang atas-atas aja". Ternyata kata Mbak Vonita Bermana emang benar tuh di MLM Oriflame , upline-nya makin kaya. Tapi tunggu dulu, upline yang seperti apa dulu?
Upline yang mau tupo-rekrut dan bina downline yang akan makin kaya. Yang bantuin downlinenya jadi kaya, dialah yang akan tambah kaya. Jadi sama-sama senang kaan, yang kaya makin banyak, kaya berjamaah.
Saat awal d'BCN berdiri, mbak Nadia jalan2 ke Yunani sendiri. Tahun ini, yang berangkat ke Dubai, dari d'BCN ada 64 orang, itu belum termasuk pasangan yang diajak. Ada yang ngajak pasangan, orangtua dan lain-lain.
4. MLM = GAK BISA UNTUK IBU RUMAH TANGGA "BIASA"
Ibu-ibu rumah tangga yang merasa gaptek , kuper, gak punya pergaulan gak usah kuatir gak bisa sukses di MLM Oriflame. Asalkan mau belajar , bisa meraih suksesnya juga. Karena semua fasilitas sudah disediakan dan didukung oleh jaringan yang solid, asalkan ada kemauan untuk berubah pasti bisa mencapai kesuksesan disini. Contohnya Mbak Hana Hanifah awalnya gabung dia gaptek, gak ngerti email, kuper tapi bisa meraih title Diamond Director dengan penghasilan 30 juta/bulan dan jalan-jalan keluar negri untuk pertama kalinya karena Oriflame. Semua itu karena support dari Oriflame dan d'BCN serta dibarengi keinginan untuk berubah.
5. MLM = KELUAR RUMAH TERUS-TERUSAN
Kata Mbak Safrina Desita :
Saya resign dari kerjaan yang saya tekuni selama 12 tahun.Saat saya mencari bisnis yang bisa mengganti pekerjaan kantor, syarat utamanya adalah bisnis tersebut tidak mewajibkan saya keluar dari rumah.
Alhamdulillah, saya temukan di d'BCN. Saya bener-bener temukan MLM era baru. Cara ordernya, cara rekrutnya...semua bisa dikerjakan secara online.
Boleh kok pilih online atau offline, yang penting dikerjain.
6. MLM = GAK BISA NGOMONG .. KAN SUSAH
Sebenarnya bukannya gak bisa ngomong, sehari-hari juga ngomong kan hehehe. Tenang aja semua bisa dilatih asalkan mau berproses. Di d'BCN semua ilmunya diajarkan termasuk juga salah satunya ilmu ngomong. Kalau awalnya masih belum pede secara langsung bisa menggunakan media online , sekali lagi dengan memanfaatkan support system-nya d'BCN yang lengkap banget. Intinya HARUS MAU BELAJAR, MENGUPGRADE dirinya agar lebih percaya diri. Belajar secara Online melalui e training d'BCN, melalui Facebook Grup yang telah disediakan..
7. MLM = HANYA UNTUK YANG TINGGAL DI KOTA BESAR
Ini juga salah satu mental block yaa. Tidak ada alasan lokasi kita ada dimana, siapapun berhak dan bisa sukses di Oriflame. Contohnya Diamond Director d'BCN Mbak Hargia Murti, yang tinggal di Payakumbuh, jauh dari kantor cabang, jauh dari upline-nya yang ada di Jakarta. Dengan adanya kemajuan teknologi, jarak sudah tidak menjadi masalah lagi.
8. MLM = GAK BUTUH DAN GAK PAKE PRODUKNYA
Banyak yang menolak gabung di Oriflame dengan alasan gak suka dandan, gak pernah pake make up, padahal produk Oriflame gak hanya make up loh, ada lebih dari 600 macam produk Oriflame yang bisa kita pilih. Lagipula yang perlu kita fokuskan adalah success plan-nyaa. Saat gabung di Oriflame, akhirnya Mbak Dina Balirita terbuka juga pikirannya kalau join Oriflame itu gak harus bisa dandan, kalau pada akhirnya mau belajar yaa itu tidak ada paksaan. Yang menarik di Oriflame adalah success plan-nya yang bisa membuat Mbak Dina yang tidak berdandan berpenghasilan 30 juta / bulan.
9. MLM = GAK PEDE ... KAN SUSAH
Gak pede ini juga salah satu mental block yang sebenarnya hanya ada di pikiran kita yang harus kita lawan. Biasanya karena fokus pada kekurangan kita saja makanya jadi gak pede. Gak percaya diri kalau sebenarnya kita bisa. Mbak Metrisca juga awalnya gak pede tapi karena BUTUH akhirnya dilawan rasa gak pede itu. Nikmati Fasilitas d'BCN, Jalani Prosesnya secara Online, lama-lama juga nanti akan bisa karena tuntutan level dan jam terbang menentukan.
10. MLM = GAK ADA WAKTU NGERJAIN
Kata Mbak Ika Merseana :
Menjemput rejeki di MLM memang tidak mudah, karena sudah ada stigma negatif di Masyarakat. Salah satunya tudingan bahwa butuh banyak waktu untuk mengerjakan MLM.
Saya lihat dengan mata kepala sendiri, ada yang ibu rumah tangga bisa berhasil. Ada yang kerja, juga bisa berhasil.Maka pertanyaan sebenernya adalah, "butuh atau nggak".
Semua punya jatah waktu yang sama yaitu 24 jam sehari, asalkan kita me-manage dengan baik pasti bisa dikerjakan. Jadi kembali lagi BUTUH apa ngga dengan Bisnis ini. Kalo BUTUH, maka pasti akan disempat-sempatkan waktunya untuk mengurus Bisnis ini.
11. MLM = GAK BAKAT JUALAN
Kata Mbak Dewi Nurul Satvani :
Sempet maju mundur gabung Oriflame selama 10 bulan.Saya juga sempet berpikir saya nggak bisa jualan. Makanya saat pertama gabung, saya alihkan kebutuhan bulanan ke produk Oriflame. Karena baru pertama gabung, saya belum dapet bonus. Saya mikir dong, pengen dapet untung. Akhirnya saya nekat jualan. Sebarin katalog di kantor. Sembari sebar katalog, saya cerita tentang produk apa aja yang saya pakai.
Gak bakat jualan ini juga salah satu mental block yaa, di Oriflame kita diajarkan untuk SHARING bukan JUALAN. Jadi seperti kita cerita ke teman saja tentang makanan yang enak di salah satu restoran atau tentang film bagus yang baru saja kita tonton , begitu juga dengan sharing produk Oriflame yang bagus kualitasnya.
Investasi aja tiap bulan minimal 20 katalog lalu kita sebarkan ke kenalan kita , kalau dari 1 katalog saja sudah bisa dapat 5 BP maka target 100 BP per bulan sudah tercapai. Apalagi sekarang sudah ada ecatalogue loh, jadi tinggal kita sebarkan lewat social media, email atau blog.
12. MLM = AH , JUAL IMPIAN
Kalau kata Eyang Yulia Riani, SIAPAPUN yang mau BERPROSES, PASTI BISA. Oriflame ga ngasih janji-janji palsu, beneran ngasih, real adanya.
Kita harus berani ber MIMPI BESAR untuk memotivasi kita dalam menjalankan Bisnis ini. Kalopun belum mau bermimpi besar, bisa dimulai dari mimpi kecil dulu, setelah tercapai lalu upgrade impian kita.
Waktu pertama kali ikut OOM , Eyang Yulia juga duduk di barisan belakang, kemarin itu sudah duduk di barisan VIP bersama suami tercinta. Terbukti mimpi itu bisa diwujudkan asalkan kita bekerja keras.
13. MLM = GENGSI AH
Kalo mau SUKSES, harus diBUANG jauh-jauh yang namanya GENGSI...Emang bisa bayar uang sekolah pake gengsi?, bayar cicilan rumah pake gengsi? GA BISA KAN? Oleh karena itu, GENGSI HARUS KITA LAWAN, demi untuk membahagiakan keluarga kita, orang-orang yang kita cintai.Berjualan cukup pake katalog, Kita hanya nawarin orang lain untuk MEMBUKA REJEKI mereka, kita GA BOHONGIN ORANG, BISNISNYA BENERAN ADA, REWARDNYA JUGA ADA. Jadi, kenapa mesti Gengsi??
Buat keluarga dan anak ,masa kita gak mau buang gengsi kita untuk serius jalanin Oriflame?
14. MLM = TERLALU KLISE
Konsultan Oriflame sering dikatain lebay dan dikatain mau jadi motivator karena status-status yang sering dibuat di social media. Emang jadinya klise kalau status-status itu hanya sekedar jargon tanpa diaplikasikan. Tapi kita emang butuh motivasi-motivasi itu. Tentu saja motivator terbaik adalah diri kita sendiri.
Kalau kita melakukan semua yang ditulis di status-status itu tentu jadinya gak lebay, jadinya gak klise. Kata Eyang Astri menyegerakan untuk membahagiakan orang tua. Gak Pake Tapi, Gak Pake Nanti untuk masa depan anak-anak yang cerah.
Jadi PERBANYAK ACTION nya BUKAN MALAH MEMPERBANYAK MENCARI ALASAN, MENGEJAR MALASNYA.
Di Oriflame, kita tidak boleh sombong. Mau dia lulusan SD, SMP, SMA, S2 sekalipun, harus tetap MAU yang namannya BELAJAR. Oriflame adalah Universitas Kehidupan. Efeknya komplit, jadi kaya hati, jiwa dan Materi tentu aja mengikuti. Dan yang terpenting juga harus BERKAH, BERLIMPAH, MANFAAT..BERKAH dalam artian berhasil karena Allah, jadi diupayakan, dijemput, ga boleh santai-santai.BERLIMPAH dalam artian tidak hanya cukup, karena kalo cuma cukup, kita berarti egois, hanya mau untuk diri kita sendiri. Jadi harus Berlimpah agar dapat membantu orang lain.BERMANFAAT dalam artian yang kita lakukan di bisnis ini harus bisa memberikan manfaat untuk orang lain.
15. MLM = BIKIN BERANTEM SAMA KELUARGA
Contohnya adalah duo sisters Mbak Dian dan Mbak Eka yang kakak beradik berhasil meraih title Executive Director dalam waktu hampir bersamaan. Gak usah gabung MLM aja , kakak beradik emang kadang pasti ada perselisihan, yang penting fokus pada solusinya dan sama-sama berjuang untuk tujuan yang sama.
16. MLM = GAK ADA RUGINYA DICOBA
Ya pastinya dong, modal awal hanya 49.900 langsung bisa dapat web gratis beserta eTraining, video-video training dan mentor bisnis. Jadi gak ada salahnya dicoba , siapa tahu ini adalah jalan rejeki kita.
By : Doris Aminah Nasution
No comments:
Post a Comment