Pernah denger istilah ini dong pastinya yaaa.. Atau bahkan mungkin lebih sering ngucapin sendiri??? Yakiinnn??? Saya setuju sih kalo "uang bukan segala nya". Tapi kalimat ini bukan berarti menjadi alasan kita untuk berhenti berusaha mencari uang kan??? Coba diingat-ingat lagi, apa sih yang tidak butuh uang saat ini? Kasih sayang??? OMG,masa? Masih mikir kasih sayang itu ga butuh uang?
Jika anda masih berfikir begitu, coba ingat-ingat lagi masa kecil kita. Kasih sayang yang dilimpahkan orang tua ke kita apakah tidak pake uang? Beli susu pake apa? Berobat pake apa? beli baju dan popok pake apa? Karena orang tua sayang sama kita maka mereka mengupayakan segala hal untuk bisa dapetin uang untuk beli semua kebutuhan kita. Belum lagi biaya sekolah, uang jajan dan ongkos yang kita keluarkan saat memasuki usia sekolah. Apalagi waktu jaman kuliah. Biaya mulai mencekik leher orang tua kita. Dan kita masih sempat-sempatnya membuang-buang waktu demi haha hihi dan pulang membawa nilai yang paspasan. Apakah kasih sayang orang tua kita terhenti? TIDAK. Mereka bahagia ketika melihat anak nya lulus di perguruan tinggi. Belum selesai disana, setamat nya anda kuliah pastinya cari kerja kan? Merantau? Pake ongkos dari siapa? Orang tua lagi? Kasih gaji pertama yang setara UMR aja udah sok BANGGA dan SOMBONG sama orang tua. Bisa kasih lebih dari UMR? Berapa sih? Sebanding ngga sama TOTAL BIAYA HIDUP anda dari kecil? Orang tua tidak butuh uang dari kita. Mereka ga akan pernah minta apa-apa dari kita. Tapi kita nya yang mesti tau diri untuk mengupayakan segala hal agar semua keinginan orang tua kita bisa terwujud. Keinginan orang tua saya hanya kebahagiaan saya saja. Ya sudah, be HAPPY in front of them dan jangan lupa to make sure they're enjoying your happiness with you. Bukan nya jalan-jalan trus kasih liat foto nya aja.
So STOP THINKING ABOUT MONEY IS NOT EVERYTHING. Why? Because in fact, Everything needs money.
Melulu memikirkan uang juga bukan berarti kita jadi orang yang money oriented lho yaa.. Kata Pak Mario Teguh, Matre itu PENTING. Apalagi demi membahagiakan orang-orang yang kita sayangi. Orang tua, Suami/Istri, anak. Jangan lupa pastikan uang yang kita gunakan untuk membahagiakan keluarga kita adalah uang yang HALAL. Uang yang berasal dai hasil keringat kita sendiri. Bukan curian apalagi korupsi.
"Gimana cara dapetin uang yang banyak dan halal?" Kerja.
"Saya udah kerja puluhan tahun kehidupan saya begini-begini aja." Heran saya. Kok ya kamu betah kerja disana?
"Saya ga punya pilihan lain selain kerja disini." Sudah upgrade skill anda biar bisa kerja di tempat yang lebih baik?
"Ngga ada waktu. Kan kerja butuh totalitas di kantor biar bisa bertahan kerja di perusahaan itu" Lhaa... Kerja yang bikin kita ga bisa upgrade diri kita untuk lebih baik ya namanya buang-buang waktu.
"Tiap tahun kebutuhan naik terus, mau usaha takut rugi dan saya ga bakat nawar-nawarin ke orang lain."
Lahhh, bagus kalo sempat ada keinginan untuk buka usaha, tapi usaha ga bakal jalan kalo anda terus-terusan memikirkan ketakutan-ketakutan anda terhadp kegagalan. Takut gagal udah selangkah lebih dekat kepada kegagalan itu sendiri. Kalo butuh uang, SEMPATKAN, KERJAKAN, WUJUDKAN. Bisnis rugi itu bagian dari pembelajaran. Waktu sekolah dulu juga ada masa-masa hasil ujian kita tidak sesuai dengan harapan kita kan?
Uang bukan segalanya, tapi faktanya segala kebutuhan kita dan orang yang kita cintai itu BUTUH UANG.
Bersahabatlah dengan uang, perbanyaklah sedekah, maka Allah akan lipat gandakan penghasilan kita.
PERCAYA!
Saya menulis ini dengan harapan bisa jadi renungan untuk anda dan jadi cambuk untuk saya untuk bisa jadi orang yang lebih baik lagi. Kita bisa menunda kesenangan kita untuk orang-orang yang kita cintai. Tapi ingat, USIA orang tua kita tidak bisa menunggu keberhasilan kita. Dan apakah anda yakin USIA anda juga masih cukup panjang untuk membahagiakan orang-orang yang anda sayangi?
Semoga tulisan saya ini bermanfaat untuk kita semua. Saya juga masih mengupayakan yang terbaik untuk orang-orang yang saya sayangi. Saling berbagi lewat tulisan boleh kan?
Semoga Bermanfaat,

No comments:
Post a Comment